Hubungi kami

Darat

Terpidana, Donny Dicopot Sebagai Dirut TJ, Diganti Yoga

Diterbitkan

m_Trans (JAKARTA) – Baru empat hari menjabat, Donny Andi S Saragih dicopot dari jabatannya sebagai direktur utama PT Transportasi Jakarta (TJ). Senin (27/1/2020) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selaku pemegang saham mayoritas melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mencopot Donny karena telah membuat pernyataan yang tidak benar alias berbohong, yaitu membuat pernyataan yang tidak sesuai dengan yang sesungguhnya yaitu tidak tersangkut kasus pidana dalam lima tahun terakhir.

“Walaupun Donny telah mengikuti Uji Kompetensi dan Keahlian dan lolos untuk posisi direksi di BUMD Pemprov DKI, namun pernyataan yang ditandatangani oleh yang bersangkutan bahwa tidak pernah dihukum (butir 2 Surat Pernyataan) ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,”  kata Kepala Badan Pembina (BP) BUMD DKI Jakarta Faisal Syafruddin.

Sebagai gantinya, ditunjuklah Yoga Adiwinarto sebagai pelaksana (plt) Dirut. Saat ini Yoga tercatat sebagai Direktur Teknik dan Fasilitas PT TJ sejak Agustus 2019. Sebelumnya, Yoga adalah direktur eksekutif Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia. “Mengangkat saudara Yoga Adiwinarto sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Transjakarta,” kata Faisal.

Lebih lanjut, Faisal menjelaskan, sebelumnya telah mendapat laporan dari Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho bahwa Donny tersangkut masalah hukum. Dia divonis incracht penjara kasus penipuan.

Ketika itu Teguh menjelaskan, pengangkatan direksi sendiri telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2018 yang mengatur tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi BUMD dan Perusahaan Patungan. “Dalam Pasal 6 itu bahwa untuk pengangkatan pejabat di BUMD itu sekurang-kurangnya 5 tahun dia tidak boleh mendapatkan hukuman pidana. Tapi, kan, yang bersangkutan ini baru inkrah dan sekarang dalam proses seharusnya dia ditahan, itu baru kita dalami,” kata Teguh.

Pada Kamis (22/1/2020) pekan lalu, Dirut PT TJ Agung Wicaksono mengundurkan diri dengan alasan keluarga. Tetap saat Gubernur DKI Jakarta Anies R Baswedan melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) proyek integrasi moda transportasi berbasis rel tunggal (MRT) dengan halte busway di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Ketika itu Agung menjuluki Anies sebagai Bapak Integrasi Transportasi.

Atas permintaan pengunduran diri tersebut, Gubernur pun menyetujui hari itu juga. Sebagai gantinya, ditunjuklah Donny Saragih setelah melalui uji kompetensi profesi. Saat itu Donny tercatat sebagai wakil ketua Dewan Transportasi Kota (DTK) Jakarta. (BS)

Lanjutkan membaca
Klik untuk komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Advertisement banner 300x250

Infrastrukt & Teknologi

Regulasi